LATIHAN PRA UAS VISUAL BASIC
Ketentuan Soal
1. Buatlah Project dengan nama Pra_Uas.vbp
2. Buatlah database dengan nama DBPerpustakaan.mdb
3. Buatlah tabel Anggota
Struktur tabelnya sebagai berikut :
Nama Field Tipe Data Panjang Record Keterangan
Noanggota Text 7 Primay Key
Nmanggota Text 15
Jkel Text 10
Alamat Text 30
Tgl_daftar Date/Time 8
Ketika dijalankan semua textbox,optionbutton dan command button simpan, batal, hapus, keluar dalam keadaan tidak aktif ( enabled = false )
Ketika klik Tambah, Nomor Anggota muncul otomatis dan semua textbox, optionbutton , command button simpan, batal, hapus, keluar dalam keadaan aktif kembali ( enabled=true)
Design Form :
Tampilan Formnya setelah dijalankan :
Listing Programnya :
Dim str As String
Dim i As Integer
Dim d As String
Sub bersih()
txtno.Text = ""
txtnama.Text = ""
End Sub
Sub urutan()
d = Adodc1.Recordset.RecordCount
txtno.Text = "ANG-" & 0 & d + 1
End Sub
Private Sub CMDBARU_Click()
txtno.Enabled = True
txtnama.Enabled = True
List1.Enabled = True
Option1.Enabled = True
Option2.Enabled = True
cmdsimpan.Enabled = True
cmdbatal.Enabled = True
cmdhapus.Enabled = False
cmdkeluar.Enabled = False
bersih
urutan
txtnama.SetFocus
End Sub
Private Sub cmdbatal_Click()
bersih
cmdkeluar.Enabled = True
cmdsimpan.Enabled = False
cmdhapus.Enabled = True
End Sub
Private Sub cmdhapus_Click()
Adodc1.Recordset.Delete
End Sub
Private Sub cmdkeluar_Click()
a = MsgBox("YAKIN ME KELUAR?", vbQuestion + vbYesNo, "WARNING")
If a = vbYes Then
'ketika di klik tombol OK maka form akan bergerak bawah
Do
Me.Top = Me.Top + 40
Me.Move Me.Left, Me.Top
DoEvents
Loop Until Me.Top > Screen.Height - 500
Unload Me
Else
MsgBox "NGAK JD DEH!!!!!"
End If
End Sub
Private Sub cmdsimpan_Click()
Adodc1.Recordset.AddNew
Adodc1.Recordset!noanggota = txtno
Adodc1.Recordset!NMANGGOTA = txtnama
Adodc1.Recordset!ALAMAT = List1
If Option1.Value = True Then
Adodc1.Recordset!JKEL = Option1.Caption
Else
Adodc1.Recordset!JKEL = Option2.Caption
End If
Adodc1.Recordset!TGL_DAFTAR = txttgl
Adodc1.Recordset.Update
cmdhapus.Enabled = True
cmdkeluar.Enabled = True
End Sub
Private Sub Form_Activate()
txtno.Enabled = False
txtnama.Enabled = False
List1.Enabled = False
Option1.Enabled = False
Option2.Enabled = False
txttgl.Enabled = False
cmdsimpan.Enabled = False
cmdbatal.Enabled = False
cmdhapus.Enabled = False
cmdkeluar.Enabled = False
End Sub
Private Sub Form_Load()
txttgl = Date
List1.AddItem ("Tangerang")
List1.AddItem ("Jakarta")
List1.AddItem ("Surabaya")
List1.AddItem ("Bandung")
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
'ini untuk animasi text berjalan
str = "Aplikasi Perpustakaan Amanah"
Timer1.Interval = 100
i = i + 1
Form1.Caption = Left(str, i)
If i = Len(str) Then
i = 1
Timer1.Interval = 3000
End If
'animasi untuk Label kedap-kedip
If Label1.Visible = True Then
Label1.Visible = False
ElseIf Label1.Visible = False Then
Label1.Visible = True
End If
End Sub
Private Sub txtno_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtnama.SetFocus
End If
End Sub
Salam hangan didz v blackloversfanatic
didzzZzz bLack LovEr's
buat semua pecinta hitam...
Sunday, February 12, 2012
Troubleshooting jaringan
banyak masala yang sebelumnya harus kita tau dalam hal troubleshooting jaringan,,,,
To the point aja dah... :p
A> PC-A tidak bisa mengakses internet tapi PC-B bisa
Dalam scenario ini, PC-A mengalami gangguan tidak bisa koneksi ke internet, sementara PC-B tidak bermasalah sama sekali. Ini bisa disimpulkan sebagai berikut:
1. Layanan Internet dari ISP tidak ada gangguan
2. Kemungkinan Switch atau port bermasalah
3. Modem tidak bermasalah
Troubleshooting masalah jaringan yang bisa anda lakukan adalah mencurigai ada masalah pada adapter NIC komputer, port Switch bermasalah, atau kabel jaringan-A bermasalah.
1. a. NIC disabled
Pastikan bahwa NIC adapter PC-A anda tidak di disable secara tidak sengaja. Anda bisa melihat tanda icon local connection (gambar komputer kembar) dipojok kanan bawah layar monitor anda. Jika biasanya anda bisa melihatnya sekarang anda tidak melihatnya, anda patut mencurigai kalau NIC adapter anda dalam kondisi disabled. Dalam XP/7 Masuk ke control panel: Klik Start > Control Panel > double klik network connection > lihat apakah ada icon local connection adapter anda dalam kondisi disable yang biasa ditandai dengan warna samar abu-abu seperti dalam gambar 2 berikut.
Gambar 2 - Local connection icon dan NIC adapter disabled
Jika terlihat samar abu-abu, klik kanan icon tersebut dan pilih Enable. Jika sukses, maka anda bisa melihat lagi gambar komputer icon dipojok kanan bawah monitor anda.
Anda juga bisa melakukan testing dengan menggunakan command ‘ipconfig /all’ pada command line. Masuk ke command line interface dengan menekan tombol ‘gambar windows’ dan tombol ‘R’ secara bersamaan dan pada Run Command ketik CMD dan tekan Enter. Atau anda bisa menggunakan klik Start > pilih Run > ketik ‘CMD’ dan tekan Enter. Pada command interface ketik:
Ipconfig /all
Windows IP Configuration
Host Name . . . . . . . . . . . . : TOWER
Primary Dns Suffix . . . . . . . :
Node Type . . . . . . . . . . . . : Unknown
IP Routing Enabled. . . . . . . . : No
WINS Proxy Enabled. . . . . . . . : No
Ethernet adapter Internal LAN:
Connection-specific DNS Suffix . :
Description . . . . . . . . . . . : Realtek RTL8139 Family PCI Fast Ethernet NIC #2
Physical Address. . . . . . . . . : 00-1C-F0-B9-F2-A9
Dhcp Enabled. . . . . . . . . . . : No
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.1.25
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . : 192.168.1.1
DNS Servers . . . . . . . . . . . : 202.134.1.10
Atau anda juga bisa menggunakan testing menggunakan command ‘ping localhost’ atau ‘ping 127.0.0.1’ yang berfungsi untuk memastikan konfigurasi TCP/IP anda sempurna, lihat apakah anda mendapatkan respon bagus. Jika anda mendapatkan RTO (request time out) maka bisa dipastikan bahwa konfigurasi TCP/IP anda tidak benar atau NIC adapter anda dalam kondisi disabled.
1. b. Switch Port Bermasalah
PC-A tidak bisa mengakses ke internet bisa jadi karena port dimana PC-A tersebut terhubung bermasalah alias mati. Pada umumnya sebuah Switch dilengkapi dengan lampu LED yang mewakili masing-masing port. Jika port tersebut aktif / terhubung ke komputer yang lagi On, maka lampu akan menyala alias berkedip cepat.
Periksa kabel jaringan-A mengarah ke port nomor berapa (dalam hal ini port#1) dan lihat apakah lampu LED port #1 berkedip cepat atau mati. Jika anda dapati lampunya mati, coba terlebih dahulu melepas dan memasukkan lagi dengan kuat dikedua PC-A dan juga di Switch dan lihat apakah ada respon. Jika masih tetap mati, maka pindah kan kabel jaringan-A ke port yang masih kosong misal port#2 dan lihat apakah ada respon. Jika port#2 ternyata hidup dan PC-A bisa konek ke internet, maka anda bisa memastikan port#1 rusak. Tandai port#1 ini dengan tanda ‘tusak’ atau tutup dengan isolasi.
1. c. Cable Jaringan Bermasalah
Jika pada langkah b diatas anda tidak berhasil, maka langkah berikutnya adalah memastikan bahwa kabel anda bermasalah. Tukar kabel-A dengan kabel jaringan-B dari komputer B dan lihat apakah ada reaksi dengan LED yang nyala dan PC-A bisa koneksi ke internet. Jika ternyata bisa menyelesaikan masalah maka anda bisa memastikan bahwa kabel jaringan-A bermasalah. Tandai kabel tersebut dengan ‘rusak’ dan ganti dengan yang baru.
B> Semua PC tidak bisa Konek ke Internet
Jika anda mendapati bahwa semua PC tidak bisa koneksi ke internet, kemungkinan anda mempunyai masalah:
1. Dengan Switch anda, atau
2. Dengan modem-router anda, atau
3. Kabel koneksi antara Switch dan modem, atau
4. Masalah terletak pada ISP anda.
Jika anda mendapati semua Switch dalam keadaan mati, patikan power terpasang dengan baik, dan jika masih tidak mau On, maka anda bisa memastikan ada masalah dengan Swicth anda. Ganti dengan yang baru atau bawa ke bengkel elektronik.
Jika lampu power dan semua port yang aktif (port#1 dan port#7 dalam scenario ini) ternyata On, maka coba pastikan koneksi kabel jaringan antara Swicth dengan modem-router terhubung dengan baik. Lepas dan masukkan lagi di kedua sisi ujung kabel di Switch dan di sisi modem dan lihat apakah ada perubahan. Jika ternyata koneksi internet bisa kembali normal, maka sambungan koneksi anda tidak sempurna.
Jika sambungan koneksi anda bisa memastikan bagus, maka coba ganti kabel tersebut dan lihat apa menyelesaikan masalah atau tidak. Jika berhasil, berarti kabel tersebut bermasalah, tandai dengan tanda ‘rusak’.
Jika ternyata masih bermasalah, maka anda bisa menelpon operator ISP anda kalau ada masalah dengan layanan internet.
Tahapan troubleshooting masalah jaringan ini umum digunakan untuk dirumahan walaupun konsepnya bisa diaplikasikan pada jaringan kelas bisnis dan enterprise besar.
Salam hangat didz v blackloversfanatic
To the point aja dah... :p
A> PC-A tidak bisa mengakses internet tapi PC-B bisa
Dalam scenario ini, PC-A mengalami gangguan tidak bisa koneksi ke internet, sementara PC-B tidak bermasalah sama sekali. Ini bisa disimpulkan sebagai berikut:
1. Layanan Internet dari ISP tidak ada gangguan
2. Kemungkinan Switch atau port bermasalah
3. Modem tidak bermasalah
Troubleshooting masalah jaringan yang bisa anda lakukan adalah mencurigai ada masalah pada adapter NIC komputer, port Switch bermasalah, atau kabel jaringan-A bermasalah.
1. a. NIC disabled
Pastikan bahwa NIC adapter PC-A anda tidak di disable secara tidak sengaja. Anda bisa melihat tanda icon local connection (gambar komputer kembar) dipojok kanan bawah layar monitor anda. Jika biasanya anda bisa melihatnya sekarang anda tidak melihatnya, anda patut mencurigai kalau NIC adapter anda dalam kondisi disabled. Dalam XP/7 Masuk ke control panel: Klik Start > Control Panel > double klik network connection > lihat apakah ada icon local connection adapter anda dalam kondisi disable yang biasa ditandai dengan warna samar abu-abu seperti dalam gambar 2 berikut.
Gambar 2 - Local connection icon dan NIC adapter disabled
Jika terlihat samar abu-abu, klik kanan icon tersebut dan pilih Enable. Jika sukses, maka anda bisa melihat lagi gambar komputer icon dipojok kanan bawah monitor anda.
Anda juga bisa melakukan testing dengan menggunakan command ‘ipconfig /all’ pada command line. Masuk ke command line interface dengan menekan tombol ‘gambar windows’ dan tombol ‘R’ secara bersamaan dan pada Run Command ketik CMD dan tekan Enter. Atau anda bisa menggunakan klik Start > pilih Run > ketik ‘CMD’ dan tekan Enter. Pada command interface ketik:
Ipconfig /all
Windows IP Configuration
Host Name . . . . . . . . . . . . : TOWER
Primary Dns Suffix . . . . . . . :
Node Type . . . . . . . . . . . . : Unknown
IP Routing Enabled. . . . . . . . : No
WINS Proxy Enabled. . . . . . . . : No
Ethernet adapter Internal LAN:
Connection-specific DNS Suffix . :
Description . . . . . . . . . . . : Realtek RTL8139 Family PCI Fast Ethernet NIC #2
Physical Address. . . . . . . . . : 00-1C-F0-B9-F2-A9
Dhcp Enabled. . . . . . . . . . . : No
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.1.25
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . : 192.168.1.1
DNS Servers . . . . . . . . . . . : 202.134.1.10
Atau anda juga bisa menggunakan testing menggunakan command ‘ping localhost’ atau ‘ping 127.0.0.1’ yang berfungsi untuk memastikan konfigurasi TCP/IP anda sempurna, lihat apakah anda mendapatkan respon bagus. Jika anda mendapatkan RTO (request time out) maka bisa dipastikan bahwa konfigurasi TCP/IP anda tidak benar atau NIC adapter anda dalam kondisi disabled.
1. b. Switch Port Bermasalah
PC-A tidak bisa mengakses ke internet bisa jadi karena port dimana PC-A tersebut terhubung bermasalah alias mati. Pada umumnya sebuah Switch dilengkapi dengan lampu LED yang mewakili masing-masing port. Jika port tersebut aktif / terhubung ke komputer yang lagi On, maka lampu akan menyala alias berkedip cepat.
Periksa kabel jaringan-A mengarah ke port nomor berapa (dalam hal ini port#1) dan lihat apakah lampu LED port #1 berkedip cepat atau mati. Jika anda dapati lampunya mati, coba terlebih dahulu melepas dan memasukkan lagi dengan kuat dikedua PC-A dan juga di Switch dan lihat apakah ada respon. Jika masih tetap mati, maka pindah kan kabel jaringan-A ke port yang masih kosong misal port#2 dan lihat apakah ada respon. Jika port#2 ternyata hidup dan PC-A bisa konek ke internet, maka anda bisa memastikan port#1 rusak. Tandai port#1 ini dengan tanda ‘tusak’ atau tutup dengan isolasi.
1. c. Cable Jaringan Bermasalah
Jika pada langkah b diatas anda tidak berhasil, maka langkah berikutnya adalah memastikan bahwa kabel anda bermasalah. Tukar kabel-A dengan kabel jaringan-B dari komputer B dan lihat apakah ada reaksi dengan LED yang nyala dan PC-A bisa koneksi ke internet. Jika ternyata bisa menyelesaikan masalah maka anda bisa memastikan bahwa kabel jaringan-A bermasalah. Tandai kabel tersebut dengan ‘rusak’ dan ganti dengan yang baru.
B> Semua PC tidak bisa Konek ke Internet
Jika anda mendapati bahwa semua PC tidak bisa koneksi ke internet, kemungkinan anda mempunyai masalah:
1. Dengan Switch anda, atau
2. Dengan modem-router anda, atau
3. Kabel koneksi antara Switch dan modem, atau
4. Masalah terletak pada ISP anda.
Jika anda mendapati semua Switch dalam keadaan mati, patikan power terpasang dengan baik, dan jika masih tidak mau On, maka anda bisa memastikan ada masalah dengan Swicth anda. Ganti dengan yang baru atau bawa ke bengkel elektronik.
Jika lampu power dan semua port yang aktif (port#1 dan port#7 dalam scenario ini) ternyata On, maka coba pastikan koneksi kabel jaringan antara Swicth dengan modem-router terhubung dengan baik. Lepas dan masukkan lagi di kedua sisi ujung kabel di Switch dan di sisi modem dan lihat apakah ada perubahan. Jika ternyata koneksi internet bisa kembali normal, maka sambungan koneksi anda tidak sempurna.
Jika sambungan koneksi anda bisa memastikan bagus, maka coba ganti kabel tersebut dan lihat apa menyelesaikan masalah atau tidak. Jika berhasil, berarti kabel tersebut bermasalah, tandai dengan tanda ‘rusak’.
Jika ternyata masih bermasalah, maka anda bisa menelpon operator ISP anda kalau ada masalah dengan layanan internet.
Tahapan troubleshooting masalah jaringan ini umum digunakan untuk dirumahan walaupun konsepnya bisa diaplikasikan pada jaringan kelas bisnis dan enterprise besar.
Salam hangat didz v blackloversfanatic
Manipulasi Billing warnet
Cara Manipulasi Billing
================
Jika Anda Memakai BillingExplorer Ilegal, Hati-hati,
Karena ada Program yang dapat membobol Billing Anda, Sehingga Anda Sebagai Pemilik Warnet Game
akan mengalami KERUGIAN YANG BESAR.
A. Download Untuk Membuka Password Billing Server :
www.billingxp.com/dd123.zip
www.billingxp.com/dd123.exe
Nb.
Download salah satu, Jika file berupa ZIP, maka harus diekstrak menjadi dd123.exe
Jika donwload file EXE, bisa langsung dijalankan.
File EXE dicopykan dulu ke direktory program billingexplorer di server,
lalu dijalankan file EXE nya.
Jika File diatas dijalankan, maka akan kelihatan password billing.
Report Pendapatan Harian/Bulanan/Tahunan Juga kelihatan.
Misal Pendapatan Warnet hari ini Rp. 250 ribu, Jika File tersebut diatas dijalankan,
anda sebagai Operator, bisa MENDELETE / MENGHAPUS beberapa Record Data Pemasukkan,
anda DELETE dengan nilai sampai Rp. 50 ribu.
sehingga Total pendapatan yang Tampil adalah Rp. 200 Ribu.
Anda sebagai Pemilik Warnet Game tidak akan tahu, Jika SETIAP HARI,
Pendapatan anda berkurang Rp. 50 Ribu.
Total Kerugian 1 Bulan = Rp 50 ribu x 30 = Rp. 1.500.000,-
Total Kerugian 1 Tahun (12 Bulan) = Rp. 1.500.000 x 12 = Rp. 18.000.000,-
Dari situ anda bisa tahu, Anda tetap memakai Billing Ilegal (Yang bisa dimanipulasi)
atau Memakai Billing Original yang seharga 1 - 2 jutaan Tapi bisa dipakai seterusnya ?
B. Download Untuk Client :
www.billingxp.com/hackclient.zip
www.billingxp.com/hackclient.exe
Nb.
Download salah satu, Jika file berupa ZIP, maka harus diekstrak menjadi file EXE
Jika donwload file EXE, bisa langsung dijalankan. File dicopykan ke client.
Jika Anda para Pemain atau User di warnet, download File diatas,
Lalu jalankan di Client.
Caranya sbb :
Setelah anda login di client, Durasi Waktu di Client akan berjalan,
0.., 1,2,3,4 .... detik,
Misal Biaya yang muncul = rp 1000
Tunggu beberapa saat, supaya Operator Tidak curiga,
Lalu jalankan file EXE Hack Client diatas,
anda tekan tombol STOP. Maka Perhitungan di Server akan berhenti.
Anda bisa main GRATIS SEPUASNYA sampai berjam-jam
Karena di Server Durasi dan Biaya sudah berhenti.
================
Jika Anda Memakai BillingExplorer Ilegal, Hati-hati,
Karena ada Program yang dapat membobol Billing Anda, Sehingga Anda Sebagai Pemilik Warnet Game
akan mengalami KERUGIAN YANG BESAR.
A. Download Untuk Membuka Password Billing Server :
www.billingxp.com/dd123.zip
www.billingxp.com/dd123.exe
Nb.
Download salah satu, Jika file berupa ZIP, maka harus diekstrak menjadi dd123.exe
Jika donwload file EXE, bisa langsung dijalankan.
File EXE dicopykan dulu ke direktory program billingexplorer di server,
lalu dijalankan file EXE nya.
Jika File diatas dijalankan, maka akan kelihatan password billing.
Report Pendapatan Harian/Bulanan/Tahunan Juga kelihatan.
Misal Pendapatan Warnet hari ini Rp. 250 ribu, Jika File tersebut diatas dijalankan,
anda sebagai Operator, bisa MENDELETE / MENGHAPUS beberapa Record Data Pemasukkan,
anda DELETE dengan nilai sampai Rp. 50 ribu.
sehingga Total pendapatan yang Tampil adalah Rp. 200 Ribu.
Anda sebagai Pemilik Warnet Game tidak akan tahu, Jika SETIAP HARI,
Pendapatan anda berkurang Rp. 50 Ribu.
Total Kerugian 1 Bulan = Rp 50 ribu x 30 = Rp. 1.500.000,-
Total Kerugian 1 Tahun (12 Bulan) = Rp. 1.500.000 x 12 = Rp. 18.000.000,-
Dari situ anda bisa tahu, Anda tetap memakai Billing Ilegal (Yang bisa dimanipulasi)
atau Memakai Billing Original yang seharga 1 - 2 jutaan Tapi bisa dipakai seterusnya ?
B. Download Untuk Client :
www.billingxp.com/hackclient.zip
www.billingxp.com/hackclient.exe
Nb.
Download salah satu, Jika file berupa ZIP, maka harus diekstrak menjadi file EXE
Jika donwload file EXE, bisa langsung dijalankan. File dicopykan ke client.
Jika Anda para Pemain atau User di warnet, download File diatas,
Lalu jalankan di Client.
Caranya sbb :
Setelah anda login di client, Durasi Waktu di Client akan berjalan,
0.., 1,2,3,4 .... detik,
Misal Biaya yang muncul = rp 1000
Tunggu beberapa saat, supaya Operator Tidak curiga,
Lalu jalankan file EXE Hack Client diatas,
anda tekan tombol STOP. Maka Perhitungan di Server akan berhenti.
Anda bisa main GRATIS SEPUASNYA sampai berjam-jam
Karena di Server Durasi dan Biaya sudah berhenti.
Baterai laptopnya mo panjang umur?? Jangan dipake aja gan... heuheu
Pertama, perlu diketahui bahwa baterai yang bisa di-charge (rechargeable battery) itu ada beberapa tipe. Yang sering digunakan untuk barang elektronik umum biasanya adalah Nickel based (NiCd) dan Lithium based (Lithium-ion). Untuk laptop, saat ini hampir bisa dipastikan semuanya menggunakan jenis Lithium-ion. Selain karena mampu menyimpan daya lebih besar, baterai Lithium-ion juga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan baterai NiCd yang sangat beracun.
Mengetahui perbedaan jenis baterai ini sangat penting karena karakteristik keduanya sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh gravitasi, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-charge minimal selama 8 jam (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-charge baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.
Salah kaprah lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum boleh di-charge lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “memory effect”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses charging terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-charge sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.
Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti handphone ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk gadget Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:
• Untuk penggunaan pertama kali charge baterai secara normal. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-charge baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara charging ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-charge terlalu lama bisa mengakibatkan overcharging yang membuat umur baterai semakin pendek.
• Charge baterai secara rutin dalam interval pendek tanpa harus menunggu baterai sampai (hampir) habis. Baterai jenis Lithium-ion tidak mengenal fenomena “memory effect” seperti halnya baterai NiCd. Bahkan hasil penelitian menunjukkan bahwa baterai yang terbiasa di-charge ketika kapasitasnya masih 70% – 75% umurnya 5 – 6 kali lebih lama dibanding baterai yang sering di-charge ketika kapasitasnya hampir habis.
• Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.
• Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar. Hindari menaruh laptop di kasur atau bantal karena hal ini akan mengganggu sirkulasi udara yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan coolpad. Coolpad merupakan peralatan sederhana yang murah meriah namun sangat berguna khususnya untuk menjaga temperatur laptop supaya tidak terlalu panas. Selain itu, setelah selesai menggunakan laptop, sebaiknya diamkan beberapa saat supaya laptop menjadi lebih dingin sebelum dimasukkan ke dalam tas laptop.
• Sebisa mungkin gunakan laptop tanpa baterai apabila keadaan memungkinkan. Hal ini sebenarnya merupakan pengalaman saya pribadi ketika mengevaluasi kebiasaan saya menggunakan laptop. Setelah saya pikir-pikir, saya setiap hari di kantor menggunakan laptop sudah seperti PC, yaitu sekitar 6 – 8 jam non-stop dan jarang berpindah tempat. Nah kalau sudah seperti ini, agaknya menjadi konyol kalau saya menggunakan laptop dengan bolak-balik men-charge baterai dalam jangka waktu tersebut. Setelah menyadari ini, kini saya hampir selalu menyalakan laptop saya tanpa baterai (langsung ke power), baik selama di kantor maupun dirumah. Saya baru menggunakan baterai kalau memang ada tugas/keperluan di luar yang mengharuskan saya menggunakan laptop secara mobile.
• Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%. Pengetahuan ini saya gunakan untuk kamera digital saya yang tidak terlalu sering saya gunakan (biasanya saya pakai weekend saja, itupun tidak setiap minggu). Dulu setiap selesai menggunakan kamera digital, selalu saya charge sampai penuh dengan pemikiran agar nanti ketika akan dipakai sudah langsung siap digunakan. Tapi kini tidak lagi. Sekarang saya men-charge kamera digital sampai penuh hanya ketika akan digunakan.
• Gunakan laptop secara hemat energi. Dengan menghemat penggunaan energi laptop maka umur baterai bisa bertahan lebih lama. Ada beberapa cara untuk menghemat baterai, yang semuanya sudah pernah di bahas di artikel Tips Menghemat Baterai di Notebook/Laptop ini.
Selain tips di atas, Anda juga sebaiknya rajin-rajin mengecek kondisi baterai laptop Anda. Apabila Anda menggunakan merek HP, maka Anda bisa menggunakan aplikasi Battery Check yang ada di HP Support Assistant untuk melihat data-data teknis baterai laptop Anda. Selain itu, ada juga aplikasi gratis BatteryCare yang bisa digunakan pula untuk keperluan ini.
digunakan pula untuk keperluan ini.
Nah, demikianlah beberapa tips mengenai cara memperpanjang umur baterai laptop. Bagi Anda yang masih penasaran dan ingin menggali lebih dalam, saya menyarankan Anda berkunjung ke:
1. Battery University
2. Elektropaedia
Di kedua situs tersebut Anda bisa membaca berbagai penjelasan dan penelitian mengenai baterai, disertai dengan bermacam data, tabel, dan diagram yang lengkap
Mengetahui perbedaan jenis baterai ini sangat penting karena karakteristik keduanya sangat berbeda. Pada baterai NiCd, elektrolit-elektrolit yang ada didalamnya akan berkumpul di bawah (di dasar) karena pengaruh gravitasi, ketika disimpan terlalu lama (disimpan di gudang). Itulah kenapa pada saat membeli baterai NiCd baru, sangat disarankan untuk men-charge minimal selama 8 jam (optimalnya 16 – 24 jam) sebelum digunakan pertama kali. Namun demikian, seringkali ketika membeli peralatan elektronik yang menggunakan baterai pihak toko (penjual) menyarankan untuk men-charge baterainya minimal 8 jam sebelum pemakaian pertama kali walaupun jenis baterainya bukan NiCd.
Salah kaprah lainnya adalah anggapan bahwa baterai harus digunakan sampai benar-benar (mau) habis sebelum boleh di-charge lagi. Sekali lagi ini berlaku untuk NiCd, dimana pada baterai jenis ini terdapat fenomena “memory effect”, yaitu baterai ini seolah-olah bisa “mengingat” banyaknya daya yang terisi pada saat proses charging terakhir. Sehingga misalnya baterai NiCd kapasitanya masih 65% dan kemudian di-charge sampai penuh (yang berarti mengisi baterai sebanyak 35%), maka baterai ini akan menganggap seolah-olah kapasitasnya tinggal 35%. Namun sekali lagi, ini tidak berlaku untuk baterai jenis Lithium-ion.
Baterai jenis Lithium-ion sekarang juga banyak dipakai untuk peralatan elektronik lainnya seperti handphone ataupun kamera digital. Jadi tips di bawah ini bisa juga Anda terapkan untuk gadget Anda yang menggunakan baterai jenis Lithium-ion. Berikut tipsnya:
• Untuk penggunaan pertama kali charge baterai secara normal. Seperti sudah dijelaskan di atas, men-charge baterai minimal 8 jam untuk pertama kali hanya berlaku untuk baterai jenis Nickel based. Untuk baterai Lithium-ion, tidak adanya bedanya antara charging ke-1, ke-5, ataupun ke-500. Malah kalau di-charge terlalu lama bisa mengakibatkan overcharging yang membuat umur baterai semakin pendek.
• Charge baterai secara rutin dalam interval pendek tanpa harus menunggu baterai sampai (hampir) habis. Baterai jenis Lithium-ion tidak mengenal fenomena “memory effect” seperti halnya baterai NiCd. Bahkan hasil penelitian menunjukkan bahwa baterai yang terbiasa di-charge ketika kapasitasnya masih 70% – 75% umurnya 5 – 6 kali lebih lama dibanding baterai yang sering di-charge ketika kapasitasnya hampir habis.
• Jaga supaya temperatur tidak terlalu panas. Temperatur tinggi merupakan musuh nomor satu baterai karena keadaan panas akan mempercepat degradasi sel-sel yang ada di dalam baterai. Untuk itu sebisa mungkin taruh/simpan laptop di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Kebiasaan menaruh laptop di dalam mobil pada siang hari yang terik juga harus dihindari kalau tidak ingin umur baterai berkurang drastis.
• Atur sirkulasi udara supaya tetap lancar. Hindari menaruh laptop di kasur atau bantal karena hal ini akan mengganggu sirkulasi udara yang mengakibatkan laptop menjadi cepat panas. Cara paling praktis adalah dengan menggunakan coolpad. Coolpad merupakan peralatan sederhana yang murah meriah namun sangat berguna khususnya untuk menjaga temperatur laptop supaya tidak terlalu panas. Selain itu, setelah selesai menggunakan laptop, sebaiknya diamkan beberapa saat supaya laptop menjadi lebih dingin sebelum dimasukkan ke dalam tas laptop.
• Sebisa mungkin gunakan laptop tanpa baterai apabila keadaan memungkinkan. Hal ini sebenarnya merupakan pengalaman saya pribadi ketika mengevaluasi kebiasaan saya menggunakan laptop. Setelah saya pikir-pikir, saya setiap hari di kantor menggunakan laptop sudah seperti PC, yaitu sekitar 6 – 8 jam non-stop dan jarang berpindah tempat. Nah kalau sudah seperti ini, agaknya menjadi konyol kalau saya menggunakan laptop dengan bolak-balik men-charge baterai dalam jangka waktu tersebut. Setelah menyadari ini, kini saya hampir selalu menyalakan laptop saya tanpa baterai (langsung ke power), baik selama di kantor maupun dirumah. Saya baru menggunakan baterai kalau memang ada tugas/keperluan di luar yang mengharuskan saya menggunakan laptop secara mobile.
• Apabila hendak menyimpan baterai cukup lama, simpanlah ditempat yang sejuk dengan kapasitas 40%. Ada sebuah penelitian yang membandingkan antara baterai yang disimpan dalam kapasitas 40% dengan baterai yang disimpan dengan kapasitas 100%. Hasilnya, baterai yang disimpan dengan kapasitas 100% mengalami capacity loss yang lebih besar daripada yang 40%. Pengetahuan ini saya gunakan untuk kamera digital saya yang tidak terlalu sering saya gunakan (biasanya saya pakai weekend saja, itupun tidak setiap minggu). Dulu setiap selesai menggunakan kamera digital, selalu saya charge sampai penuh dengan pemikiran agar nanti ketika akan dipakai sudah langsung siap digunakan. Tapi kini tidak lagi. Sekarang saya men-charge kamera digital sampai penuh hanya ketika akan digunakan.
• Gunakan laptop secara hemat energi. Dengan menghemat penggunaan energi laptop maka umur baterai bisa bertahan lebih lama. Ada beberapa cara untuk menghemat baterai, yang semuanya sudah pernah di bahas di artikel Tips Menghemat Baterai di Notebook/Laptop ini.
Selain tips di atas, Anda juga sebaiknya rajin-rajin mengecek kondisi baterai laptop Anda. Apabila Anda menggunakan merek HP, maka Anda bisa menggunakan aplikasi Battery Check yang ada di HP Support Assistant untuk melihat data-data teknis baterai laptop Anda. Selain itu, ada juga aplikasi gratis BatteryCare yang bisa digunakan pula untuk keperluan ini.
digunakan pula untuk keperluan ini.
Nah, demikianlah beberapa tips mengenai cara memperpanjang umur baterai laptop. Bagi Anda yang masih penasaran dan ingin menggali lebih dalam, saya menyarankan Anda berkunjung ke:
1. Battery University
2. Elektropaedia
Di kedua situs tersebut Anda bisa membaca berbagai penjelasan dan penelitian mengenai baterai, disertai dengan bermacam data, tabel, dan diagram yang lengkap
UAC.. apaan sih?? Spesies apa?? Heuheu...
Buat bro & sist yang bingung apa itu UAC,kita sharing aja nyok...
Mungkin bro & sist pernah mendengar dari orang-orang di sekliling anda kalau Windows 7 sekarang lebih sulit dan kebayakan meminta konfirmasi. Mau install ini minta konfirmasi, mau menambah ini minta konfirmasi, mau melakukan apa saja selalu minta konfirmasi. Beberapa orang menyebut, windows sekarang “kebanyakan tanya” tidak seperti Windows XP, tinggal sekali pencet tombol klik selesai. Kalau anda menjumpai hal yang sama, yang seperti inilah yang dinamakan dengan User Account Control (UAC) pada Windows. Microsoft memulai menerapakan UAC pada Windows Vista dan terus menyempurnakannya pada Windows 7.
User Account Control adalah fitur Windows yang akan membantu anda tetap mengendalikan system dengan cara mengkonfirmasi user (Dalam hal ini anda sendiri) apakah menyetujui perubahan tersebut atau tidak. Jika setuju, maka UAC akan meneruskan perintah dan jika anda tidak setuju maka tidak akan ada perubahan system.
Ketika sedang menggunakan komputer untuk melakukan tugas biasa seperti seperti membaca eMail, membuat dokumen Word-Excel, mendengarkan musik dan tugas sederhana yang lain, semua User Account bisa menggunakannya dengan mudah. Tetapi, ketika menggunakan untuk melakukan tugas dengan level administrator (Sebagai contoh menginstall program, menghapus program dan yang sejenis), UAC akan memberitahu apakah anda memberi izin atau tidak. Jika pada saat itu anda login menggunakan Administrator (Atau user lain dengan level yang sama) maka anda tinggal klik tombol Yes untuk mengizinkan atau klik tombol No untuk membatalkan.
Jika sedang menggunakan user biasa, anda tidak bisa memberikan perintah apakah mengizinkan atau menolak perintah. Jika ingin memberi izin, anda harus login terlebih dahulu dengan menggunakan user dengan level Administrator. Masukkan username dan password Administrator, kemudian berikan izin pada UAC untuk mengerjakan perintah anda. Untuk sementara waktu, user yang sedang anda gunakan memiliki hak dengan tingkat Administrator dan akan berakhir ketika “keseluruhan printah” yang dijalankan selesai.
.
Karena hal inilah, fungsi UAC lebih powerfull untuk mencegah komputer dari serangan Spyware atau Malware karena setiap perubahan yang dilakukan selalu melewati autentikasi dari pengguna komputer. Tidak seperti Windows XP maupun OS versi sebelumnya yang tanpa melalui autentikasi ini. Setiap melakukan perubahan, UAC akan melakukan konfirmasi apakah perubahan itu memang yang diinginkan oleh si pemilik komputer atau tidak. Jika ada virus, malware atau apa saja, pengguna komputer bisa tahu dan bisa memblokir serangan tersebut.
Kepada pengguna Windows 7, Microsoft menyarakan agar menggunakan user biasa untuk kegiatan sehari tanpa harus menggunakan account Administrator. Jika ingin menambahkan sesuatu pada Windows, system akan meminta izin dengan cara meminta password dari Administrator. Jika password yang dimasukkan salah, maka tidak ada izin untuk melakukan perubahan dan jika password yang dimasukkan benar, perubahan akan segera dilakukan.
Untuk melakukan perubahan Control Pada User Account Control, ikuti petunjuj di bawah ini:
• Buka Control Panel
• Klik System and Security
• Klik Action Center
• Klik Change User Account Control Settings
• Lakukan perubahan sesuai dengan keingingan.
• Jika sudah selesai, klik tombol OK.
Di bawah ini adalah penjelasan mengenai beberapa pilihan setting yang ada di User Account Control:
Always notify
Jika memilih pilihan ini, setiap dilakukan perubahan UAC akan meminta konfirmasi, termasuk jika anda sendiri yang melakukan perubahan. Pilihan ini cocok digunakan jika anda sering menginstall dan mencoba aplikasi baru di Windows atau sering mengunjungi situs-situs baru yang belum bisa dipastikan keamanannya.
Default – Notify me when programs try to make changes to my computer
Sama seperti pilihan sebelumnya, bedanya jika anda sendiri yang melakukan perubahan, UAC tidak akan meminta konfirmasi lagi. Direkomendasikan jika setiap harinya anda mengunjungi website yang memang sering dikunjungi banyak orang.
Notify me when programs try to make changes to my computer (Do not dim my desktop)
Fitur ini adalah hal baru pada Windows. Biasanya ketika UAC meminta konfirmasi anda, layar akan sedikit redup dan akan muncul kotal box kecil sebagai tanda peringatan. Kotak inilah yang nantinya akan anda gunakan untuk melakukan konfirmasi atau tidak. Jika memilih setting ini, UAC tidak akan meredupkan cahaya pada layar dan memberikan perintah pada Windows untuk melanjutkan tugas.
Never notify
Settingan ini adalah pilihan yang paling rawan terhadap serangan malware atau spyware. Anda tidak akan tahu kalau spyware, malware atau virus sedang mencoba menginsfeksi komputer. Efeknya, komputer menjadi lebih lambat akibat dari pemmakaian resource dari malware atau spyware.
Setiap akan melakukan perubahan pada Windows, UAC akan melakukan konfirmasi pada anda apakah memang diinginkan atau tidak. Perubahan tersebut dibagi menjadi beberapa tipe dan setiap tipe akan memberikan konfirmasi yang berbeda. Berikut beberapa tipe konfirmasi yang akan dimintakan kepada anda sebagai pengguna windows beserta icon (Gambar notifikasi) yang muncul pada box dialog.
A setting of feature that is part of windows needs your permission to start.
Fitur ini sudah disetujui oleh Microsoft sebagai salah satu bagian dari windows dan aman untuk dijalankan. Tetapi jika belum yakin untuk menjalankan fitur ini, anda bisa memblokir fitur ini untuk tidak dijalankan pada komputer yang sedang anda gunakan.
A program that is not part of windows needs your permission to start.
Aplikasi yang akan dijalankan telah terverifikasi oleh Microsoft sebagai salah satu aplikasi yang bermanfaat. Tetapi, jika anda sediri tidak ingin menjalankanya anda bisa membatalkan perintah dengan menekan tombol Cancel agar tidak diteruskan.
A program with an unknown publisher needs your permission to start.
Kalau seperti ini, aplikasi yang sedang dijalankan belum mendapat verifikasi resmi dari Microsoft. Jika yakin kalau program ini tidak berbahaya, anda bisa melanjutkannya dengan memberikan izin agar dijalankan di windows.
You have been blocked by your system administrator from running this program.
Kalau yang muncul peringatan seperti ini, artinya windows mendeteksi kalau program ini berbahaya dan tidak akan mengizinkan program untuk mengakses system. Untuk menjalankan program seperti ini, anda harus menghubungi administrator dari komputer yang sedang anda gunakan. Biasanya program seperti ini memang program berbahaya dan mengakibatkan kerusakan pada windows.
Kesimpulan
Kalau dilihat dari banyaknya fitur yang ada pada Windows 7, fitur ini merupakan gebrakan baru dari microsoft karena pada windows sebelumnya Microsoft belum menyertakan fungsi User Account Control. Sampai saat ini, fungsi ini dirasa vukup ampuh untuk memblokir serangan dari malware atau spyware yang mencoba mengintip data-data penting pada komputer.
Salam hangat didz v blackloversfanatic
Mungkin bro & sist pernah mendengar dari orang-orang di sekliling anda kalau Windows 7 sekarang lebih sulit dan kebayakan meminta konfirmasi. Mau install ini minta konfirmasi, mau menambah ini minta konfirmasi, mau melakukan apa saja selalu minta konfirmasi. Beberapa orang menyebut, windows sekarang “kebanyakan tanya” tidak seperti Windows XP, tinggal sekali pencet tombol klik selesai. Kalau anda menjumpai hal yang sama, yang seperti inilah yang dinamakan dengan User Account Control (UAC) pada Windows. Microsoft memulai menerapakan UAC pada Windows Vista dan terus menyempurnakannya pada Windows 7.
User Account Control adalah fitur Windows yang akan membantu anda tetap mengendalikan system dengan cara mengkonfirmasi user (Dalam hal ini anda sendiri) apakah menyetujui perubahan tersebut atau tidak. Jika setuju, maka UAC akan meneruskan perintah dan jika anda tidak setuju maka tidak akan ada perubahan system.
Ketika sedang menggunakan komputer untuk melakukan tugas biasa seperti seperti membaca eMail, membuat dokumen Word-Excel, mendengarkan musik dan tugas sederhana yang lain, semua User Account bisa menggunakannya dengan mudah. Tetapi, ketika menggunakan untuk melakukan tugas dengan level administrator (Sebagai contoh menginstall program, menghapus program dan yang sejenis), UAC akan memberitahu apakah anda memberi izin atau tidak. Jika pada saat itu anda login menggunakan Administrator (Atau user lain dengan level yang sama) maka anda tinggal klik tombol Yes untuk mengizinkan atau klik tombol No untuk membatalkan.
Jika sedang menggunakan user biasa, anda tidak bisa memberikan perintah apakah mengizinkan atau menolak perintah. Jika ingin memberi izin, anda harus login terlebih dahulu dengan menggunakan user dengan level Administrator. Masukkan username dan password Administrator, kemudian berikan izin pada UAC untuk mengerjakan perintah anda. Untuk sementara waktu, user yang sedang anda gunakan memiliki hak dengan tingkat Administrator dan akan berakhir ketika “keseluruhan printah” yang dijalankan selesai.
.
Karena hal inilah, fungsi UAC lebih powerfull untuk mencegah komputer dari serangan Spyware atau Malware karena setiap perubahan yang dilakukan selalu melewati autentikasi dari pengguna komputer. Tidak seperti Windows XP maupun OS versi sebelumnya yang tanpa melalui autentikasi ini. Setiap melakukan perubahan, UAC akan melakukan konfirmasi apakah perubahan itu memang yang diinginkan oleh si pemilik komputer atau tidak. Jika ada virus, malware atau apa saja, pengguna komputer bisa tahu dan bisa memblokir serangan tersebut.
Kepada pengguna Windows 7, Microsoft menyarakan agar menggunakan user biasa untuk kegiatan sehari tanpa harus menggunakan account Administrator. Jika ingin menambahkan sesuatu pada Windows, system akan meminta izin dengan cara meminta password dari Administrator. Jika password yang dimasukkan salah, maka tidak ada izin untuk melakukan perubahan dan jika password yang dimasukkan benar, perubahan akan segera dilakukan.
Untuk melakukan perubahan Control Pada User Account Control, ikuti petunjuj di bawah ini:
• Buka Control Panel
• Klik System and Security
• Klik Action Center
• Klik Change User Account Control Settings
• Lakukan perubahan sesuai dengan keingingan.
• Jika sudah selesai, klik tombol OK.
Di bawah ini adalah penjelasan mengenai beberapa pilihan setting yang ada di User Account Control:
Always notify
Jika memilih pilihan ini, setiap dilakukan perubahan UAC akan meminta konfirmasi, termasuk jika anda sendiri yang melakukan perubahan. Pilihan ini cocok digunakan jika anda sering menginstall dan mencoba aplikasi baru di Windows atau sering mengunjungi situs-situs baru yang belum bisa dipastikan keamanannya.
Default – Notify me when programs try to make changes to my computer
Sama seperti pilihan sebelumnya, bedanya jika anda sendiri yang melakukan perubahan, UAC tidak akan meminta konfirmasi lagi. Direkomendasikan jika setiap harinya anda mengunjungi website yang memang sering dikunjungi banyak orang.
Notify me when programs try to make changes to my computer (Do not dim my desktop)
Fitur ini adalah hal baru pada Windows. Biasanya ketika UAC meminta konfirmasi anda, layar akan sedikit redup dan akan muncul kotal box kecil sebagai tanda peringatan. Kotak inilah yang nantinya akan anda gunakan untuk melakukan konfirmasi atau tidak. Jika memilih setting ini, UAC tidak akan meredupkan cahaya pada layar dan memberikan perintah pada Windows untuk melanjutkan tugas.
Never notify
Settingan ini adalah pilihan yang paling rawan terhadap serangan malware atau spyware. Anda tidak akan tahu kalau spyware, malware atau virus sedang mencoba menginsfeksi komputer. Efeknya, komputer menjadi lebih lambat akibat dari pemmakaian resource dari malware atau spyware.
Setiap akan melakukan perubahan pada Windows, UAC akan melakukan konfirmasi pada anda apakah memang diinginkan atau tidak. Perubahan tersebut dibagi menjadi beberapa tipe dan setiap tipe akan memberikan konfirmasi yang berbeda. Berikut beberapa tipe konfirmasi yang akan dimintakan kepada anda sebagai pengguna windows beserta icon (Gambar notifikasi) yang muncul pada box dialog.
A setting of feature that is part of windows needs your permission to start.
Fitur ini sudah disetujui oleh Microsoft sebagai salah satu bagian dari windows dan aman untuk dijalankan. Tetapi jika belum yakin untuk menjalankan fitur ini, anda bisa memblokir fitur ini untuk tidak dijalankan pada komputer yang sedang anda gunakan.
A program that is not part of windows needs your permission to start.
Aplikasi yang akan dijalankan telah terverifikasi oleh Microsoft sebagai salah satu aplikasi yang bermanfaat. Tetapi, jika anda sediri tidak ingin menjalankanya anda bisa membatalkan perintah dengan menekan tombol Cancel agar tidak diteruskan.
A program with an unknown publisher needs your permission to start.
Kalau seperti ini, aplikasi yang sedang dijalankan belum mendapat verifikasi resmi dari Microsoft. Jika yakin kalau program ini tidak berbahaya, anda bisa melanjutkannya dengan memberikan izin agar dijalankan di windows.
You have been blocked by your system administrator from running this program.
Kalau yang muncul peringatan seperti ini, artinya windows mendeteksi kalau program ini berbahaya dan tidak akan mengizinkan program untuk mengakses system. Untuk menjalankan program seperti ini, anda harus menghubungi administrator dari komputer yang sedang anda gunakan. Biasanya program seperti ini memang program berbahaya dan mengakibatkan kerusakan pada windows.
Kesimpulan
Kalau dilihat dari banyaknya fitur yang ada pada Windows 7, fitur ini merupakan gebrakan baru dari microsoft karena pada windows sebelumnya Microsoft belum menyertakan fungsi User Account Control. Sampai saat ini, fungsi ini dirasa vukup ampuh untuk memblokir serangan dari malware atau spyware yang mencoba mengintip data-data penting pada komputer.
Salam hangat didz v blackloversfanatic
Pengkabelan Jaringan neh gan...
Bicara tentang jaringan komputer, kurang afdhol jika tidak membahas masalah pengkabelan. Kabel merupakan salah satu media transmisi data dalam jaringan (disamping media tanpa kabel atau nirkabel), dalam jaringan komputer dikenal berbagai jenis kabel dan masing-masing memiliki spesifikasi yang berbeda. Pada kesempatan yang baik ini kita akan belajar pengkabelan untuk jenis kabel UTP. UTP singkatan dari Unshielded Twisted Pair; disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun saling berlilitan.
Sebelum meluncur ke teknik pemasangan kabel, ada baiknya kita “berkenalan” dengan alat yang perlu disiapkan, yaitu:
Kabel UTP
Kabel UTP adalah salah satu kabel yang paling sering digunakan dalam sebuah jaringan lokal (LAN) selain harganya yang relatif terjangkau, kabel jenis ini juga lebih mudah dipasang dan yang paling penting kinerja bisa diandalkan.
Konektor RJ45
Tidak seperti kabel dalam instalasi listrik, bila kabel listrik mesti dikupas dulu untuk menghubungkan satu titik ke titik lainnya; maka kabel UTP tidak perlu dikupas untuk menghubungkan kabel kejaringan. Tetapi Anda membutuhkan konektor (dalam hal ini adalah konektor RJ45) yang dipasang diujung kabel UTP dengan kombinasi warna tertentu. Jadi, konektor RJ45 ini berperan menjembatani kabel UTP dengan resources pada jaringan (seperti komputer, hub, router dan lainnya).
Tang Crimping
Kalau yang satu ini kita gunakan untuk menrangkai sebuah kabel; atau lebih tepatnya untuk menyatukan kabel UTP dengan “soulmate-nya” yakni konektor RJ45. Alat yang bentuknya mirip tang ini dapat digunakan untuk (1) memotong kabel UTP dan merapikannya; (2) mengeratkan kabel dengan konektornya agar terpasang dengan baik.
LAN Tester
LAN Tester digunakan untuk memeriksa kabel yang telah dirangkai apakah terpasang sesuai dengan konfigurasinya atau tidak. Alat ini memiliki lampu indikator yang berfungsi untuk memeriksa konfigurasi kabel jaringan (UTP).
Nah…sekarang tiba saatnya untuk mencoba membuat kabel jaringan. Dalam jaringan lokal atau LAN yang menggunakan kabel UTP dikenal 2 jenis kabel jaringan, yaitu Straight dan Cross. Kedua kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam jaringan; kabel jenis Cross digunakan untuk menghubungkan dua (2) komputer secara langsung (tanpa perantara device lain seperti HUB) yaitu melalui NIC atau LAN Card. Sedangkan kabel satunya (Straight) umumnya digunakan untuk mengkoneksikan komputer ke Hub, komputer ke Switch, Router ke Switch, Router ke HUB.
Beda fungsi beda pula cara pembuatannya, dan yang membedakannya adalah urutan kombinasi warna pada saat dipasang atau dimasukkan kedalam konektor RJ45. Berikut kombinasi warna kedua jenis kabel tersebut sekaligus langkah praktis membuatnya.
Membuat kabel Straight
Susunan warna kabel Straight dari kiri ke kanan ialah:
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Untuk membuat/memasang kabel UTP kedalam konektor RJ45, Anda harus mengurutkan warna kabelnya seperti urutan warna diatas. Setelah yakin dengan urutannya, silahkan Anda rapikan ujung-ujung kabel menggunakan tang Crimping dan masukkan kabelnya kedalam konektor (ingat, pastikan semua ujungnya rapi dan tidak ada yang saling “salip” atau “mendahului”). Bila sudah yakin semua kabelnya masuk dalam keadaan rapi dan rata serta sesuai dengan urutan warnanya, press (tekan) menggunakan crimping.
Membuat kabel Cross
Susunan warna untuk jenis kabel Cross yaitu:
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Putih Biru
5. Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat
Pembuatan kabel Cross sama persis dengan pembuatan kabel “saudara kembarnya” Straight, hanya saja Anda harus mengurutkan warna kabelnya sesuai dengan urutan warna kabel Cross seperti urutan diatas. Hal mendasar yang membedakan kabel jenis Cross adalah urutan warna tiap ujungnya harus berbeda, sedangkan untuk kabel jenis Straight kebalikannya.
Menurut aturan EIA/TIA (Electronic industries Assosiation/telecomunications Industry Assosiation) dikenal standar urutan warna kabel 568A dan 568B. Berikut gambar urutan warnanya:
Masih menurut EIA/TIA (Electronic industries Assosiation/telecomunications Industry Assosiation), bahwa hanya kabel urutan ke 1, 2, 3 dan 6 saja yang bekerja dalam proses pentransferan data.
Untuk lebih jelasnya anda dapat mendownload video tutorial pembuatan kedua kabel tersebut di sini.
Sebelum meluncur ke teknik pemasangan kabel, ada baiknya kita “berkenalan” dengan alat yang perlu disiapkan, yaitu:
Kabel UTP
Kabel UTP adalah salah satu kabel yang paling sering digunakan dalam sebuah jaringan lokal (LAN) selain harganya yang relatif terjangkau, kabel jenis ini juga lebih mudah dipasang dan yang paling penting kinerja bisa diandalkan.
Konektor RJ45
Tidak seperti kabel dalam instalasi listrik, bila kabel listrik mesti dikupas dulu untuk menghubungkan satu titik ke titik lainnya; maka kabel UTP tidak perlu dikupas untuk menghubungkan kabel kejaringan. Tetapi Anda membutuhkan konektor (dalam hal ini adalah konektor RJ45) yang dipasang diujung kabel UTP dengan kombinasi warna tertentu. Jadi, konektor RJ45 ini berperan menjembatani kabel UTP dengan resources pada jaringan (seperti komputer, hub, router dan lainnya).
Tang Crimping
Kalau yang satu ini kita gunakan untuk menrangkai sebuah kabel; atau lebih tepatnya untuk menyatukan kabel UTP dengan “soulmate-nya” yakni konektor RJ45. Alat yang bentuknya mirip tang ini dapat digunakan untuk (1) memotong kabel UTP dan merapikannya; (2) mengeratkan kabel dengan konektornya agar terpasang dengan baik.
LAN Tester
LAN Tester digunakan untuk memeriksa kabel yang telah dirangkai apakah terpasang sesuai dengan konfigurasinya atau tidak. Alat ini memiliki lampu indikator yang berfungsi untuk memeriksa konfigurasi kabel jaringan (UTP).
Nah…sekarang tiba saatnya untuk mencoba membuat kabel jaringan. Dalam jaringan lokal atau LAN yang menggunakan kabel UTP dikenal 2 jenis kabel jaringan, yaitu Straight dan Cross. Kedua kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda dalam jaringan; kabel jenis Cross digunakan untuk menghubungkan dua (2) komputer secara langsung (tanpa perantara device lain seperti HUB) yaitu melalui NIC atau LAN Card. Sedangkan kabel satunya (Straight) umumnya digunakan untuk mengkoneksikan komputer ke Hub, komputer ke Switch, Router ke Switch, Router ke HUB.
Beda fungsi beda pula cara pembuatannya, dan yang membedakannya adalah urutan kombinasi warna pada saat dipasang atau dimasukkan kedalam konektor RJ45. Berikut kombinasi warna kedua jenis kabel tersebut sekaligus langkah praktis membuatnya.
Membuat kabel Straight
Susunan warna kabel Straight dari kiri ke kanan ialah:
1. Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4. Biru
5. Putih Biru
6. Hijau
7. Putih Coklat
8. Coklat
Untuk membuat/memasang kabel UTP kedalam konektor RJ45, Anda harus mengurutkan warna kabelnya seperti urutan warna diatas. Setelah yakin dengan urutannya, silahkan Anda rapikan ujung-ujung kabel menggunakan tang Crimping dan masukkan kabelnya kedalam konektor (ingat, pastikan semua ujungnya rapi dan tidak ada yang saling “salip” atau “mendahului”). Bila sudah yakin semua kabelnya masuk dalam keadaan rapi dan rata serta sesuai dengan urutan warnanya, press (tekan) menggunakan crimping.
Membuat kabel Cross
Susunan warna untuk jenis kabel Cross yaitu:
1. Putih Hijau
2. Hijau
3. Putih Orange
4. Putih Biru
5. Biru
6. Orange
7. Putih Coklat
8. Coklat
Pembuatan kabel Cross sama persis dengan pembuatan kabel “saudara kembarnya” Straight, hanya saja Anda harus mengurutkan warna kabelnya sesuai dengan urutan warna kabel Cross seperti urutan diatas. Hal mendasar yang membedakan kabel jenis Cross adalah urutan warna tiap ujungnya harus berbeda, sedangkan untuk kabel jenis Straight kebalikannya.
Menurut aturan EIA/TIA (Electronic industries Assosiation/telecomunications Industry Assosiation) dikenal standar urutan warna kabel 568A dan 568B. Berikut gambar urutan warnanya:
Masih menurut EIA/TIA (Electronic industries Assosiation/telecomunications Industry Assosiation), bahwa hanya kabel urutan ke 1, 2, 3 dan 6 saja yang bekerja dalam proses pentransferan data.
Untuk lebih jelasnya anda dapat mendownload video tutorial pembuatan kedua kabel tersebut di sini.
Kenalan nyok sama perangkat keras jaringan
Terdapat sejumlah perangkat yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan, diantaranya LAN Card atau NIC (Network Interface Card), Hub, Switch, Bridge, Router, dan Repeater. Ok, ga usah banyak basa-basi; kita coba kenalan dengan perangkat-perangkat tersebut.
LAN Card
Istilah lain dari LAN Card adalah NIC yang merupkan kependekan dari Network Interface Card. Kartu jaringan atau LAN Card ini digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain. Selain LAN Card, juga dibutuhkan media transmisi atau media pengiriman data agar komputer dapat saling bertukar informasi. Media yang biasa dipakai bisa berupa kabel dan atau nirkabel (istilah kerennya ceh wireless J ).
HUB
Komputer bisa dikategorikan sebagai jaringan komputer apabila komputer tersebut terhubung dengan komputer lain dan dapat saling berkomunikasi serta bertukar informasi. Dua komputer saja dapat dikatakan sebagai jaringan asalkan bisa saling berkomunikasi. Anda hanya membutuhkan LAN Card beserta kabel dan konektornya untuk menjadikan 2 komputer dapat saling share informasi. Tetapi, untuk jaringan yang melibatkan lebih dari 2 komputer maka Anda membutuhkan HUB sebagai terminalnya. HUB ini mempunyai sejumlah port yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan. Untuk lebih jelasnya ada baiknya Anda simak gambar dibawah ini (Y) :
Gambar diatas adalah jaringan komputer sederhana yang melibatkan 2 buah komputer tanpa menggunakan HUB. Sedangkan yang dibawah ini adalah gambar jaringan yang melibatkan lebih dari dua komputer dengan HUB sebagai terminalnya.
Switch
Hampir sama dengan HUB yakni digunakan untuk menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Bedanya dengan HUB adalah Switch mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik sedang HUB tidak mampu menentukan tujuan dan hanya mengirimkan sinyal kesetiap komputer yang terhubung ke jaringan. Disamping itu Switch bekerja dengan mode Full-Duplex (dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama) sedangkan HUB dengan mode Half-Duplex (data dapat ditransmisikan atau diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama).
Bridge
Sesuai dengan namanya Bridge adalah layaknya sebuah jembatan yang digunakan untuk menghubungkan dua buah media jaringan yang berbeda. Misalnya media jaringan menggunakan kabel UTP dengan FO (Fiber Optic). Bridge dapat dibagi menjadi 3 tipe yaitu:
1. Local Bridge: sebuah Bridge yang menghubungkan jaringan lokal secara langsung
2. Remote Bridge: dapat digunakan untuk menghubungkan LAN dengan WAN
3. Bridge Nirkabel: menjembatani jaringan LAN berkabel dengan jaringan tanpa kabel atau nirkabel
Repeater
Repeater atau penguat adalah perangkat keras jaringan yang berfungsi untuk menerima sinya dan kemudian meregenerasi/menguatkan sinyal tersebut, sehingga sinyal yang diterima akan diteruskan tanpa terjadi degradasi atau pengurangan sinyal.
Router
Perangkat jaringan ini berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan paket data sepanjang jaringan menggunakan header dan tabel forwarding sehingga bisa menentukan rute terbaik untuk transportasi data.
LAN Card
Istilah lain dari LAN Card adalah NIC yang merupkan kependekan dari Network Interface Card. Kartu jaringan atau LAN Card ini digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain. Selain LAN Card, juga dibutuhkan media transmisi atau media pengiriman data agar komputer dapat saling bertukar informasi. Media yang biasa dipakai bisa berupa kabel dan atau nirkabel (istilah kerennya ceh wireless J ).
HUB
Komputer bisa dikategorikan sebagai jaringan komputer apabila komputer tersebut terhubung dengan komputer lain dan dapat saling berkomunikasi serta bertukar informasi. Dua komputer saja dapat dikatakan sebagai jaringan asalkan bisa saling berkomunikasi. Anda hanya membutuhkan LAN Card beserta kabel dan konektornya untuk menjadikan 2 komputer dapat saling share informasi. Tetapi, untuk jaringan yang melibatkan lebih dari 2 komputer maka Anda membutuhkan HUB sebagai terminalnya. HUB ini mempunyai sejumlah port yang digunakan untuk menghubungkan komputer dalam jaringan. Untuk lebih jelasnya ada baiknya Anda simak gambar dibawah ini (Y) :
Gambar diatas adalah jaringan komputer sederhana yang melibatkan 2 buah komputer tanpa menggunakan HUB. Sedangkan yang dibawah ini adalah gambar jaringan yang melibatkan lebih dari dua komputer dengan HUB sebagai terminalnya.
Switch
Hampir sama dengan HUB yakni digunakan untuk menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Bedanya dengan HUB adalah Switch mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik sedang HUB tidak mampu menentukan tujuan dan hanya mengirimkan sinyal kesetiap komputer yang terhubung ke jaringan. Disamping itu Switch bekerja dengan mode Full-Duplex (dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama) sedangkan HUB dengan mode Half-Duplex (data dapat ditransmisikan atau diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama).
Bridge
Sesuai dengan namanya Bridge adalah layaknya sebuah jembatan yang digunakan untuk menghubungkan dua buah media jaringan yang berbeda. Misalnya media jaringan menggunakan kabel UTP dengan FO (Fiber Optic). Bridge dapat dibagi menjadi 3 tipe yaitu:
1. Local Bridge: sebuah Bridge yang menghubungkan jaringan lokal secara langsung
2. Remote Bridge: dapat digunakan untuk menghubungkan LAN dengan WAN
3. Bridge Nirkabel: menjembatani jaringan LAN berkabel dengan jaringan tanpa kabel atau nirkabel
Repeater
Repeater atau penguat adalah perangkat keras jaringan yang berfungsi untuk menerima sinya dan kemudian meregenerasi/menguatkan sinyal tersebut, sehingga sinyal yang diterima akan diteruskan tanpa terjadi degradasi atau pengurangan sinyal.
Router
Perangkat jaringan ini berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan paket data sepanjang jaringan menggunakan header dan tabel forwarding sehingga bisa menentukan rute terbaik untuk transportasi data.
Subscribe to:
Comments (Atom)